Thursday, October 28, 2010

Studs Your Outfits

Hey hey. Aku mau kasi tips nih buat kalian. Ternyata studs itu bisa jadi sumber inspirasi loh buat di hias pada jeans, kaos, sepatu, dan lain-lain.
1. Jeans
Alat dan bahan :
1. Studs (kamu bisa beli di pasar terdekat)
2. Jeans bekas
3. Lem fox
4. Cutter
Caranya :
1.  Potong kantong bagian belakang jeans kamu hingga setengah bagian
2.  Lalu tempelkan lempengan studs satu-persatu.
7. Tarrraaaa..Jadi deh 
 
2.Sepatu
Alat dan bahan :
1. Studs
2. Sepatu bekas kamu (bebas)
3. Lem fox
Caranya :
1. Sediakan sepatu kamu yang sudah enggak terpakai.
2. Tempel lempengan studded dibagian yang menurut kamu oke.
3. Jadi deh =)
 
3. Kaos
Alat dan bahan :
1. Studs
2. Kaos bekas
3. Lem Fox
Caranya :
1. Siapkan kaos bekas kamu (warnanya bebas).
2. Lalu tempelkan studs di bagian lingkar atas pada kaos itu.
3. Hihi..kaos kamu jadi tambah keren deh sekarang.
 
Nah, simple bukan??? Ternyata dengan menggunakan studs aja, kita bisa membuat baju, jeans,atau sepatu kita menjadi lebih menarik dan kelihatan lebih glamou

headbow handmade for bff's birthday

Bahan-Bahan yang dibutuhin.:
Step to Step how to make Minnie Mouse Headbow:
1. Potong kain flanel berbentuk kotak disesuain sama keinginan kamu. Misalnya kalo kamu pengen pitanya terlihat bold potong agak besar, atau kalo kamu pengen keep it simple potong dengan ukuran sedang aja.
2. kalo bentuknya udah kotak, bikin kerut ditengah Flanel, dan jangan lupa dijahit kerutannya biar kuat.
3. Begitu selesai dijahit kerutannya, bikin bentuk flanel tipis persegi panjang (boleh sewarna ataupun beda warna, it’s up to your creativity). Kalau udah, kamu lilitin flanel persegi panjang itu ke kerutan yang sebelumnya kamu jahit. Jangan lupa lilitannya dijahit juga biar nggak lepas, atau kalo kamu mau gampang bisa di lem sih. Cuma hasilnya bakalan kurang rapi.
4. Kalo pitanya udah kebentuk, tempel atau jahit pitanya ke bando. Buat hasil yang maksimal lebih baik dijahit di daerah tengah, pinggir kanan dan kiri (yang kenceng ya biar nggak lepas).
Dan VOILA

Wednesday, October 27, 2010

STUDS YOUR PLAIN JEANS

Mungkin sekarang ini kamu-kamu yang suka banget tampil stylish udah mulai bosen sama jeans kamu yang polos gitu-gitu aja. Iya kan?. Now I’ll tell you how to make up your jeans to the next level..
WHAT YOU NEED :
1. Old Jeans
2. Studs
3. Tang kecil
4. Light crayon
LET'S START!
First Siapin celana jeans yang mau kamu bikin.
Second Buat pola diatas jeans kamu, supaya nggak bingung dan nggak berantakan pas masukin studs-nya.
Third Kalo polanya semua udah jadi, masukin satu persatu studs diatas pola dengan rapi.
Fourth VOILA! The jeans level is up!

Tuesday, October 26, 2010

weeeeee! FULLMETAL SNEAKERS!

1. Any plain shoes (boleh dari bahan apa aja, tapi bahan canvas biasanya lebih mudah untuk dilubangi).
2. Alat pelubang atau pembolong kain.
3. Pyramid studs.
4. Tang untuk ngencengin bagian belakang studs-nya.
5. and patience :)
And how :
Gampang banget! Kamu cuma perlu melubangi sepatu kamu dengan alat pembolong, dibagian mana kamu mau menghias studs-nya. Lalu dibolongin sepatunya untuk masukin satu persatu studs-nya. Kemudian di bagian dalam sepatunya, tinggal kamu kencengin deh (dirapetin) studs-nya, biar nggak nusuk ke kaki kamu. Easy right? Nah, setelah sepatunya selesai terhias dengan kreasi kamu.. you’re gonna rock the road baby!

make up yer sneakers

 
ga usah banyak bla bla blach kali ya... langsung aja ch-ch-check this webs awt!


http://www.maildumper.com/how-to-tie-your-shoe-laces.html

http://www.ehow.com/videos-on_4081_tie-shoes-style.html

http://www.fieggen.com/shoelace/lacing.htm

http://www.videojug.com/webvideo/how-to-tie-your-shoes-with-one-hand

wear yer sneakers with those fuckin gorgeous tie to skewl and enjoy yer friends' envy-ness. fufufuh... *sinister laugh*

REVIEW: VAMPIRE KNIGHT

Type : Manga


Summary :
Yuuki's earliest memory is of a stormy night in winter, when she was attacked by a rogue vampire... and then rescued by another. Now 10 years later, Yuuki Cross, the adopted daughter of the headmaster of Cross Academy, has grown up and become a guardian of the vampire race, protecting her saviour, Kaname, from discovery as he leads a group of vampires at the elite boarding school.

But also at her side is Zero Kiryuu, a childhood friend whose hatred for the creatures that destroyed everything he held dear, means he is now determined never to trust them. This coexisting arrangement seems all well and good, but have the vampires truly renounced their murderous ways, or is there a darker truth behind their actions?

Is Yuuki's infatuation with Kaname the beginning of a forbidden romance, or is it something in her forgotten past that draws him to her? Because in this world of secrets, nothing is as it seems. And the price of misplaced trust may even be worse than death.


Genre(s) : Action, Comedy, Drama, Fantasy, Mystery, Romance, School Life, Shoujo, Supernatural, Suspense, Tragedy
 
Author(s) : Hino matsuri


Official Volumes : 59
 
Scanslation Status : Ongoing

source to download:
http://www.onemanga.com/Vampire_Knight/

 and here's the 1st Volume cover

REVIEW: GOTH

Type: Manga

Summary:
A rather morbid, sombre manga about two high school students, Kamiyama Itsuki and Morino Yoru, who have a peculiar interest in deaths and especially in murders that are committed near to them. Due to their strong fascination with murder and highly-developed analytical skills(along with some luck), they manage to solve the murders that have even eluded the authorities. However, acting on their own sense of justice and in self-interest, the murderers are often able to escape with the murders that they have committed. Often, it is Kamiyama that solves the cases even to the most subtle of details, but he is only interested in one thing, and that is the method to which Yoru Morino should be killed.
This manga is parted to 5 chapters; Wirstcut, Goth, Grave, Twins I, Twins II

Genres: Horror, Mystery, Psychological

Author: Otsuichi

Artist: OOIWA Kenji

source to download: http://www.mangatraders.com/manga/series/1737 or
http://manga.animea.net/goth.html

and here's the front cover


Read In Peace, fellas!

I guess I'm okay

I need some fun
like what I had yesterday
I need some laugh
like what I had yesterday
I need some attention
like what I had yesterday
I need some chat
like what I had yesterday
I need you to know
that I don't wants anybody else but you
and I need you to know
that I hate missing you

so please tell me what I suppose to do?
so please tell me, who have made this post?
I'm telling you, it wasn't me.

set off the lights

am feeling jealousy
it's so silly
i know you're just a dream to me
and am an invisible to you
we will never meet
fate says so

i thought i can stand it
but truth doesn't thinks so
ignore me
don't mind me
 i get weak in the knees

set off the lights
i will just turn off the lights
erase you from all my sights
and fall asleep in my dark side

PROLOG

June 13, 2007 --------
sore itu, aku dan Renad sedang duduk diatas atap rumahku. dia menyerahkan secarik kertas kepadaku.

I remember...The way you glanced at me, yes I remember
I remember...When we caught a shooting star, yes I remember
I remember.. All the things that we shared, and the promise we made, just you and I
I remember.. All the laughter we shared, all the wishes we made, upon the roof at dawn

Do you remember..?
When we were dancing in the rain in that december
And I remember..When my father thought you were a burglar
I remember.. All the things that we shared, and the promise we made, just you and I
I remember.. All the laughter we shared, all the wishes we made, upon the roof at dawn

I remember.. The way you read your books,
yes I remember
The way you tied your shoes,
yes I remember
The cake you loved the most,
yes I remember
The way you drank you coffee,
I remember
The way you glanced at me, yes I remember
When we caught a shooting star,
yes I remember
When we were dancing in the rain in that december
And the way you smile at me,
yes I remember


aku tidak benar-benar membacanya, karena percuma saja.
''apa ini Nad?'' tanyaku.
''ini lirik lagu Mocca, Em. judulnya I remember'' dia menarik tanganku dan sekali lagi menyerahkan sesuatu.
''ini, buat kamu'' dia memberikanku sebuah flash disk.
''untukku?''
''iya. isinya lagu I remember. lagu ini kita banget loh Em. jadi kalo nanti aku pergi dan kamu kangen sama aku, kamu dengerin aja lagu ini. oke?'' oke, dia terlalu berharap aku mengerti arti lirik itu.
''tapi, aku kan ga ngerti bahasa inggris, Nad'' kataku
Renad tertawa. menyebalkan sekali.
''tanya aja sama mama mu. dia pasti ngerti ko Em.''
Aku menatap kertas itu dan menatap Renad bergantian. Sedih… rasanya aku ingin mati saja kalau Renad harus pergi dari hadapanku (oke, lebay)
"Emily?" tanyanya
"iya?"
"kamu flu? Ingus kamu keluar tuh…"
"huhuhuhuhu…"

Sore itu pun ditutup dengan sebuah senyuman dari Renad dan tangisan dari gue. Mata gue jadi kayak gini TT.TT waktu lagi nangis.
setelah itu, Renad pulang dan aku langsung turun dari atap lalu masuk kerumah dan mencari mama untuk menanyakan arti lirik itu. mama bilang, lirik itu menceritakan tentang persahabatanku dan Renad. Yah mama, kalo itu sih aku juga mungkin tau… tapi bahasa indonesianya apa?!

To-be-continue...

Renad is Come Back!

June 13 2010 -------
now, it has been 4 years ago. and yes, I remember. but a song is never enough.
'cause you'd never know how much I miss you now.
What time is it by the way? 3 pm?
What?! I gotta go!
------------------------------------------------------

Gue udah dibandara Soetta! Wah, mana nih Si Renad… gue lupa bawa papan penanda sih. Tadinya gue udah bikin tulisan diatas karton warna merah dengan nama lengkap Renad ples hiasan warna-warni. Biar mencolok. Tapi karena buru-buru, jadi lupa bawa.
Tiba-tiba...
''EMILEEEEEEEEH!''
"Renad?! Shit! RENAAAAAAAD!"
BRUK!
''ouch! Sakit Nad!''
''AHAHAHAH! I'm missing yew alots, em!'' katanya sambil mengacak-acak rambut rapih gue
''me too!!! Ohhh… gimme yer deadly hugs again Naaaad'' gue memeluknya lagi
Dan untuk mempersingkat cerita, percaya atau tidak, kami berpelukan dan ketawa kayak orang gila sepanjang jalan pulang kerumah; ke Ciparay. sedikit lebay dan merisihkan memang (merisihkan, dari kata dasar risih) but that's the real us.
Ganjen ketemu hiperaktif = lebay. Siapa yang ganjen? Renad. Eh salah, masa cowok ganjen sih?! Tapi kan gue juga ga hiperaktif. terus siapa yang hiperaktif?
Bukan… itu cuma cara kami mengekspresikan rasa kangen aja. Kangen yang udah terpendam selama 4 tahun.

Raynard Redha Raharja a.k.a Renad, tetangga sebelah rumah sekaligus BFF gue. umur kita cuma beda 1 tahun. Dia itu… cool. dingin. Bukan, keren. Cool = keren. Tau kan? Keren itu yang baik, murah hati, penyayang dan perhatian. Jadi kalo mau disebut cool, harus sering ngasih hadiah dulu.
???????
By the way sekarang, dia baru pulang dari Illinois. Dia dikirim kesana untuk tinggal dengan ayahnya, karena orang tua Renad divorced semenjak dia kelas 1 SMP, setelah pertemuan terakhir kami diatas atap rumah 4 tahun lalu. Selama 4 tahun itu dia sekolah disana, dia menghabiskan masa SMP nya disana, dia makan disana, tidur disana, dan boker disana.
But now, he's come back! Uuuuuh senangnya hatikuuu bisa ketemu lagi sama mahkluk satu ini.

''eh Em, gue bawa sesuatu dong buat lo!'' katanya sambil mulai mengaduk-aduk isi ransel nya yang ternyata. Whoa! Tas baru! Ransel merch MCR!
''realleh? Apa apa apa aaaaaaapaaaa?!'' gue teriak-teriak dengan gaya anak balita hiperaktif. (well, ternyata emang gue yang hiperaktif)
''ini diaaaa!''
whoaoaoaoaoaoah... Aku terpaku melihat kaos drop dead yang terbentang persis didepan mataku.
''buat gw Nad??''
''Iyalah. Lo mau ga?'' dia melemparkan kaos itu menutupi kepalaku.
''ah, disana lo ga jajan berapa hari Nad, buat beli kaos ini?'' aku memandangi kaos itu.
''harga disana ga mahal ko. Cuma lima puluh dolar''
''what the fuck!? Lima ratus ribu???'' kaget apa marah ya gw ini? ga jelas deh… secara, lima ratu ribu buat satu kaos! itu mahal abis. Itu itu itu itu uang yang banyak banget monyeeet. Kalo dibeliin kerupuk kan bisa dapet banyak banget tuh. Kalo satu kerupuk harganya seratus perak, bisa dapet LIMA RATUS KERUPUK! Bedeeeeuh, mencret men.
''what the hell!? Gw ikhlas ko beliin buat lo!'' ternyata gw lebih terdengar sedang marah bagi Renad. Tapi...
''thanks ya Naaaaaad" gue memeluknya lagi. Dan lagi dan lagi, lagi lagi lagi dan lagi.

Fin...
--------------------------------------------------------

Life Goes On

"Emily El Chairunnisa"
"hadir, Bu.."

Yeah, sekolah lagi, buku lagi, tugas lagi. Rasanya dua minggu liburan cuma berasa satu hari. Time goes too fast…
Dan tadi malam gue begadang ngobrol sama Renad, dikamar gue.
Jadi, setelah kepulangannya dari DeKalb 2 minggu yang lalu, dia memutuskan untuk tinggal dan sekolah di Bandung sampai lulus nanti. Kayaknya dia udah muak sama kehidupan disana. Well, gue ga pernah tahu gimana kehidupan dia disana sebenernya kayak gimana. Dia cuma cerita kalau dia pernah kabur dari rumah tanpa alasan yang jelas dan jadi gelandangan DeKalb selama seminggu. Dan selama seminggu itu, dia tidur beralaskan skateboardnya yang dia bawa. Begonya dia, kabur dari rumah bukannya bawa ransel isi selimut, malah bawa papan skate. Harusnya dia belajar dari gue, yang kabur dari rumah dengan alasan bosan hidup dan dengan perjanjian harus kasih uang tebusan kalo pengen gue balik kerumah. Hohoho… dan selama gue kabur, sebenernya gue nginep dirumah temen. Jadi nasib gue ga kayak si Renad gelo itu. Pake tidur dijalan segala… eleuh.
ending cerita kabur gue waktu itu, bapa ngasih gue sepeda BMX supaya gue mau pulang kerumah lagi dan akhirnya gue pun mau pulang. Huahaua. tapi BMX gue sekarang udah membusuk digudang. Gue pengen punya lagi. Apa gue harus kabur dari rumah lagi aja ya?
Anyway, Renad akan hidup lebih damai disini sama gue.
"Gimanapun juga, kampung halaman akan selalu jadi rumah yang terpilih pada akhirnya. Nasionalisme memang harus ada dilubuk hati terdalam, Em" katanya. Hmm, Renad.. Renad.. Ga nyambung lo Nad.

"nah, sekarang ibu akan memperkenalkan kepada kalian, seorang siswa baru yang akan menjadi anggota kelas ini. Silahkan masuk nak… yes please" bu Kokom memanggil seseorang diluar kelas, lalu seorang cowok cool masuk dengan ransel MCR nya
"h-hai, nama gue, Raynard Rheda Rahardja. Tapi cukup panggil gue Raynard."
_____________________________________________________________

Early Colors - Mengejar Mimpi

CLICK HERE!

Thursday, October 14, 2010

Newer Posts